» » Buruh Dipaksa Minum Pertalite

Buruh Dipaksa Minum Pertalite

Penulis By on Minggu, 01 Januari 2017 | No comments

FSP LEM SPSI, Harga Pertamax naik menjadi Rp 7.750 per liter, Pertalite Rp 7.050 per liter, dan Dexlite menjadi Rp 6.900 per liter, mulai 16 Desember 2016 yang lalu. Sedangkan harga Pertamax Plus, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex serta premium tidak mengalami perubahan harga. 

Namun kenyataan premium yang tidak mengalami kenaikan dan sudah dipakai puluhan oleh rakyat dinegeri ini, sekarang susah di cari di SPBU apalagi DKI Jakarta yang telah melarang penjualannya.

Kalaulah dengan dalih premium dianggap menimbulkan polusi dan berbahaya bagi lingkungan,  pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan belum pernah merilis berbahayanya penggunaan BBM premium dan mengapa Pemerintah selama ini menjual premium?

Berdasarkan statistik tren penjualan BBM oleh Pertamina, pertalite mengalami lonjakan paling tinggi di mana konsumsi pada September telah mencapai sekitar 25 ribu kl per hari. Sementara selama enam bulan pertama, rata-rata konsumsi pertalite masih sekitar 6.500 kl per hari. Hal ini di karenakan adanya batasan penjualan premium di SPBU, jadi masyarakat dan buruh memilih pertalite sebagai alternatif dengan tanpa melihat keterpaksaan.

"Kalau ga ada premium ya sudahlah pertalite.." jawab pengguna kendaraan saat ditanya petugas SPBU. (usm)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya