KETUA DPD FSP LEM SPSI JATIM HADIRI PELANTIKAN PUK FSP LEM SPSI PT. CORT INDONESIA MOJOKERTO




Mojokerto, PUK FSP LEM SPSI PT. CORT INDONESIA Mojokerto menggelar resepsi pelantikan kepengurusan masa bhakti tahun 2019-2022 di R.M MOJONIAN BISTRO Mojokerto Minggu (26/1/2019). Ketua terpilih Nur Zainuri, S.E. menyampaikan mohon doa restu dan dukungan dari perangkat "anggota harus meningkatkan kekompakan karena kekuatan utama serikat adalah kekompakan" kata zainuri dalam sambutanya.

Proses dalam MUSNIK V PUK FSP LEM SPSI PT. CORT INDONESIA mojokerto masa bhakti tahun 2019-2022 dilaksanakan dengan Demokratis, ada dua pasangan calon (paslon) yang maju dalam musnik v kali ini yaitu paslon nomor urut 01
Nur Zainuri, S.E. (ketua) didampingi Hendri Gita Subiyakto (wakil ketua) sedang nomor urut 02 Yusuf Saputra (ketua) berpasangan dengan Bagus Wibisono (wakil ketua) sebelumnya kedua paslon tersebut diberikan kesempatan untuk memaparkan Visi dan Misi dihadapan para anggotanya yang dikemas dalam acara Debat Terbuka pada (3/11/2018).



Ada 8 TPS yang telah disediakan oleh panitia Musnik V kali ini dan Pelaksanaan pemungutan suara dimulai jam 08.00 WIB sampai jam 11.30 WIB dan dilanjutkan penghitungan perolehan suara pada jam 13.00 WIB - 15.45 WIB (5/12/2018). Pasangan Nur Zainuri,SE & Hendri Gita Subiyakto memperoleh 945 suara sedangkan Pasangan Yusuf Saputra & Bagus Wibisono memperoleh 233 suara dan suara tidak sah 54 suara,
dengan demikian maka Pasangan Nur Zainuri,SE & Hendri Gita Subiyakto terpilih untuk menggantikan ketua sebelumnya Iswantoro.

Dalam pelantikan ini juga dihadiri oleh Ali Muchsin, S.H Ketua DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur, dalam pidatonya beliau menyampaikan pesan supaya anggota berpartisipasi aktif dalam pilpres dan pileg pada 2019 agar memilih calon2 anggota DPR yang memperjuangkan kepentingan buruh khususnya caleg yang juga menjadi pengurus serikat, supaya dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan buruh semakin mudah. (ikn)

FSP LEM SPSI Sidoarjo Mempererat Tali Silaturahim Lewat Majelis Dzikir



Suasana Majelis Dzikir dan Shalawat SABILILLAH (25/01) di Kediaman Bung Narto Koordibator PUK MASPION Dsn.Binangun RT.10/RW 03 Ds.Wadungasih Kecamatan Buduran begitu khidmat saat lantunan bacaan dzikir dibacakan, hampir dua tahun ini Majelis Dzikir Sabilillah ini didirikan oleh DPC FSP LEM SPSI Sidoarjo dan dampaknya sangat positif baik secara Pribadi maupun bagi Organisasi.

Hal itu terbukti, kian bertambahnya jamaah yang merupakan pengurus dan anggota DPC FSP LEM SPSI Sidoarjo terlihat juga beberapa pengurus DPC FSP LEM SPSI dari kabupaten Gresik yang turut hadir dalam majelis tersebut.

Ali Muchsin, S.H, Ketua DPD FSP LEM SPSI sangat apresiasi dengan adanya Majelis Dzikir ini "Kami bangga dengan adanya Majelis Dzikir  ini karena menurut saya, ini adalah cara tercepat untuk membangun soliditas dan solidaritas organisasi, DPC LEM SPSI Gresik juga sudah membuat Majelis Dzikir seperti ini meskipun masih tiga kali pertemuan namun sudah terlihat hasilnya, kami harap kabupaten/kota lain bisa segera menyusul" tutur Ali dalam sambutanya didepan jamaah. (ikn)

SEKBER Unjuk Rasa menuntut Manganti & Driyorejo di masukan ke Daftar UMSK

Gresik- Serikat Pekerja/Buruh yang tergabung dalam SEKBER wilayah selatan khususnya wilayah menganti dan driyorejo hari ini ( 15/1) kembali menggelar aksi unjuk rasa hal ini dilakukan karena belum adanya Upah Minimum Sektoral 2019 di kabupaten Gresik, mereka berbondong bondong mendatangi kantor disnaker Gresik guna menagih hasil rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Gresik (11/1) untuk segera diberikan kepada Bupati Gresik untuk direkomendasikan pada Gubernur Jawa Timur mengingat sampai hari ini hanya kabupaten Gresik satu-satunya kabupaten/kota daerah ring satu yang belum masuk dalam SK gubernur terkait UMSK 2019.

Dalam aksi hari ini kadisnaker Gresik menerima beberapa perwakilan dari SEKBER untuk menyampaikan dan berdiskusi terkait dengan tuntutan, dalam penyampaianya Ninik Asrukin selaku Kadisnaker mengatakan dari berita acara Rapat Dewan Pengupahan ada usulan 49 perusahaan yang telah di tanda tangani oleh unsur pemerintah dan serikat pekerja/ serikat buruh, namun hanya 5 perusahaan yg akan di usulkan dan di rekom Bupati pada Gubernur, hal ini membuat para ketua sp/sb serta para peserta unjuk rasa semakin tidak kondusif.

Ketua DPC FSP LEM SPSI gresik Ali Muchsin, S.H, menyampaikan "rekom Bupati bukan harga mati dan UMSK justru akan menaikkan daya beli di Kabupaten Gresik namun seolah-olah ada ketakutan dari Bupati Gresik dalam merekom UMSK 2019, kami siap jika suatu saat UMSK ini di PTUN  kan, kami siap mengadvokasi gratis" tegas Ali.

Dengan belum adanya kesepahaman hari ini maka SEKBER Gresik wilayah utara dan Kota akan kembali menggelar aksi unjuk rasa yg jauh lebih besar pada 16-17 di kantor Bupati Gresik. (shr).

LEM TV

Terbaru


Labels