PP ISNU Gelar Diskusi RUU Omnibus Law Cipta Kerja Kemana dan Buat Apa

Diskusi Panel membahas RUU Omnibuslaw Cipta Kerja : Kemana dan Buat apa? 

F SP LEM SPSI, Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) menggelar diskusi panel ahli (DPA) tentang penguatan ekonomi pesantren. Kegiatan yang menghadirkan tiga narasumber itu digelar di ruang pertemuan lantai 5 Gedung PBNU Jl Kramat Raya No 164 Jakarta, Selasa 25/02/2020.

Diskusi Panel yang menghadirkan 5 (lima) narasumber membahas Rancangan Undang-undang Omnibus law Cipta Kerja, Kemana dan buat apa perspektif Ekonomi,Ketenagakerjaan dan energi.

Adapun narasumber dari Ekonomi Bang Faisal Basri, Ketua PP ISNU Ali Masqur Musa, sedangkan dari Pemerintah adalah Montty Girianna Deputy III menko Perekonomian.
Sedangkan dari Serikat Pekerja ada Arif Minardi dan Para Pengurus DPP F SP LEM SPSI, yang dari Center for Energi policy ada M.Kholid Syeirazi.

Mereka membahas omnibuslaw yang sedang beredar dan bola panas sekarang ada di DPR RI sebenernya itu Kemana dan Buat apa.
Karena jika itu buat para Pekerja kok isinya justru akan menyengsarakan kaum buruh dimana pasal yang ada di draf tersebut justru lebih tidak berbobot atau lebih baik dari pada UU sebelumnya yaitu UU No.13 tahun 2003.

Pernyataan itu disampaikan karena faktanya data dari draff yang sudah beredar banyak pasal yang dihapus sedang itu yang menjamin para pekerja untuk diperlakukn sebagai pekerja propesional berdasarkan pendidikan dan kopetensi masing masing pekerja.

Terus buat apa Rancangan Undang-undang omnibuslaw itu disahkankan, kaum buruh akan terus memberikan perlawanan jika justru akan mensengsarakan kaum buruh dimasa yang akan datang.(obn)


Posting Komentar

0 Komentar