Looking For Anything Specific?

ads header
  • This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Press Release : Pernyataan Sikap Terhadap Rencana PHK Massal PT LG EIN

Ketum FSP LEM Ir Arif Minardi, Ketua DPD Jabar Ir M Sidarta,
 Ketua DPC Bekasi Wanardi Rakasiwi

Bapor Lem, Dengan ini kami DPC FSP LEM SPSI Kab/Kota Bekasi menyampaikan sikap penolakan rencana PHK Massal terhadap karyawan PT LG EIN sbb;

  • Bahwa pada semester I tahun 2015 pihak Perusahaan melakukan program HCCR/Paket pengunduran diri sejumlah 128 orang
  • Bahwa paket program HCCR sudah di close dengan pencapaian kurang lebih sekitar 70-80 orang.
  • Bahwa disemester II tepatnya mulai bulan September sampai awal Oktober membuka paket program HCCR kembali sekitar 30%.
  • Bahwa atas dasar informasi tersebut, PUK mengambil sikap penolakan dengan cara:

    1. Membuat Surat Perundingan kepada Presiden Direktur dan HR guna mengklarifikasi kebenaran terkait isyu yang beredar.
    2. Surat PUK SP LEM SPSI PT LG EIN yang ditujukan kepada Presiden Direktur tertanggal 16 Desember 2015 Perihal Saran dan Masukan kepada Presiden Direktur terkait rencana PHK.
    3. Surat PUK SP LEM SPSI PT LG EIN ke 2 (dua) tertanggal 21 September 2015
    4. Surat Pengaduan tenteng PHK kepada Dinas Tenaga Kerja tertanggal 12 Januari 2016, dan ditembuskan kepada pihak-pihak terkait (Bupati, Pengawas Dinas Tenaga Kerja dan DPRD Kab. Bekasi)

  • Bahwa upaya PUK tidak ada tanggapan, perusahaan tetap menjalankan program HCCR berjumlah +/- 300 Orang.
  • Bahwa dari jumlah pekerja 300 orang program HCCR tersisa 64 orang yang tidak siap PHK hingga sekarang, kenapa kami bertahan karena tetap ingin berkarya di PT LG EIN di saat usia yang sulit mencari pekerjaan, beban hidup yang masih panjang.
  • Bahwa kami ingin tetap bertahan di PT LG EIN, di karenakan perusahaan LG masih dalam kondisi normal, kondisi keuangan masih sehat, lapangan pekerjaan masih ada, ironisnya disaat kami ditawarkan PHK sementara masih ada yang di Outshorchingkan terdiri dari PT Dawee, PT Pantos dll, bahkan Surat Edaran Menteri SE 907/Men/PHI-PPHI/X/2004 dan Surat Bupati No. 560/Se-51/Disnaker/2015 untuk melakukan upaya pencegahan PHK Massal belum sepenuhnya dijalankan, tetapi pihak perusahaan seolah-olah sudah merupakan kebutuhan yang sangat mendesak.

Apakah Langkah PHK ini hanya untuk mencari upah Murah????? 
Dengan dalil perusahaan mengalami kerugian, kalau benar silahkan paparkan Laporan Neraca Keuangan.

Kalau Job pekerjaan kami sudah tidak ada, kenapa Outshorching masih ada????
      - PT Dawee
      - PT PANTOS
Fakta Perusahaan penyerahan sebagai Pekerja ke PT tersebut.

Demikian hal ini kami sampaikan, agar menjadi pertimbangan para Pemimpin Negeri, Pejabat Daerah (Ibu Bupati, DPRD Kab.Bekasi, Dinas Tenaga Kerja), pemilik Modal perusahaan PT LG EIN.
Atas perhatian serta dukungannya kami ucapkan terimakasih

Bekasi, 30 Mei 2016

Hormat Kami
DPC FSP LEM SPSI Kab/Kota Bekasi

Tolak PHK Massal, Buruh PT. LG Ein Plant Cibitung Kepung Gedung DPRD


Bapor Lem,  Ratusan buruh yang tergabung dalam DPC FSP LEM SPSI Kabupaten/Kota Bekasi, Senin (30/05) pagi melakukan aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kabupaten Bekasi. Mereka mendesak agar anggota DPRD Kabupaten Bekasi menemui mereka terkait PHK massal yang dialami buruh PT. LG Ein Plant Cibitung. Bekasi, Senin (30/05/16).


Wanardi Rakasiwi, Ketua DPC FSP LESM SPSI Kabupaten/Kota Bekasi menilai bahwa program PHK massal yang dilakukan PT. LG Ein Plant Cibitung terhadap 300 orang yang terkena program Human Capital Competency Reformation (HCCR) atau pemberian pesangon dalam program pembenahan karyawan, saat ini tersisa sedikitnya 64 orang yang tidak siap PHK.

Ia menjelaskan bahwa 64 orang karyawan tersebut tidak siap PHK lantaran tetap ingin berkarya di perusahaan tersebut mengingat saat ini sulitnya mencari lapangan pekerjaan dan besarnya beban hidup.

“Kami masih ingin tetap bertahan di perusahaan itu karena menurut kami perusahaan masih berada dalam kondisi normal, status produksi naik turun adalah kami anggap biasa dalam situsasi bisnis saat ini dan kondisi keuangan perusahaan juga masih sehat,” katanya.

Ironisnya, sambung dia, ditengah gempuran PHK massal yang dilakukan PT. LG Eint Plant Cibitung terhadap 300 orang karyawan, lapangan pekerjaan di perusahaan tersebut dibuka melalui sistem outsourching dari PT. Dawee, PT. Pantos, dll.

“Kami sudah berupaya dengan mengajukan surat perundingan kepada pihak perusahaan, serta mengajukan surat pengaduan kepada Dinas Tenaga Kerja tetapi hingga kini tidak ada tanggapan,” kata Wanardi.

Ia pun berharap agar aksi yang dilakukan DPC SP LEM SPSI Kabupaten/Kota Bekasi ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi DPRD Kabupaten Bekasi untuk memperjuangkan aspirasi mereka terkait dengan PHK massal yang dialami buruh PT. LG Ein Plant Cibitung.

Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Nurdin usai beraudiensi dengan perwakilan DPC SP LEM SPSI Kabupaten/Kota Bekasi, meminta agar pihak perusahaan menghindari PHK massal, sesuai dengan surat edaran Mentri Se 907/Men/PHI-PPHI/X/2004 dan surat edaran Bupati No. 560/Se-51/Disnaker/2015.

“64 orang yang tersisa itu masih ingin bekerja walaupun dipindahkan di departemen lain, karena ada departemen lain yang sekarang bekerjasama dengan outsourching dan seharusnya yang 64 orang itu bisa dipindahkan dari bagian produksi ke packing, bukan malah di PHK. Jangan-jangan ini kedok, mafia untuk memberangus pekerja tetap kemudian mengganti dengan tenaga kerja kontrak,” katanya.

Dalam waktu dekat ia pun akan mendesak kepada SKPD terkait, khususnya Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi di Bagian Pengawasan untuk tidak mengabaikan kasus ini dan melakukan penekananan terhadap perusahaan agar ada kesepakatan antara buruh PT. LG Ein Plant Cibitung yang terkena PHK massal dengan pihak perusahaan.

Sumber: http://beritacikarang.com/tolak-phk-massal-buruh-pt-lg-ein-plant-cibitung-kepung-gedung-dprd/

Pendidikan Organisasi Satu Komando PUK Yamaha Indonesia


Bapor Lem, Penguatan organisasi baik secara internal maupun eksternal merupakan sebuah keharusan yang tidak bisa di tawar lagi. Namun harus diingat penguatan organisasi tersebut harus dimulai dengan penguatan individu-individu dari setiap anggota, salah satunya melalui pendidikan dan kaderisasi anggota FSP LEM SPSI.

Seperti halnya yang dilakukan oleh PUK SP LEM SPSI PT Yamaha Indonesia, pendidikan organisasi yang menghadirkan sebagai nara sumber Pangkornas Ir M Sidarta dengan Diklat Satu Komando yang bertujuan untuk penguatan kapasitas anggota PUK SP LEM SPSI PT Yamaha Indonesia pada Rakernit I, Cipayung, Bogor, 28-29/05/16. 

Dalam diklat, Pangkornas mengingatkan bahwa pentingnya sebuah organisasi dan kepemimpinan dalam sebuah organisasi oleh karenanya Serikat Pekerja FSP LEM SPSI menyiapkan sebuah sistem pendidikan dan pengaderan, kemudian Pangkornas juga memberikan pengertian pentingnya satu komando dimana taat dan patuh disamping pemimpin harus inspiratif dan motivatif terhadap anggotanya.

Menkes Takut Temui Buruh di Rumah Sendiri

Bapor lem 26/05/16 - Dalam audensinya antara kementrian kesehatan yang diwakili oleh Ibu Widiarti bagian kasubdit pembiayaan dan jaminan kesehatan dengan serikat buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F SP LEM SPSI ) yang diadakan di gedung Dr.Suyudi lantai 10 Jln.Rasuna sahid tadi siang mulai dari jam 10:00 sampai dengan jam 14:00 membahas perihal regulasi kesehatan yang membingungkan.
Ibu Mentri tidak dapat hadir menemui perwakilan yang kebetulan belum pulang dari kunjungan ke luar daerah dan baru sampai sore nanti.
Tampak hadir juga perwakilan dari BPJS bapak Anshor untuk menemani kasubdit kementrian untuk memperkuat data jika ada yang berhubungan dengan BPJS kesehatan.
Dalam hal ini antusias peserta luar biasa tinggi untuk.menyampaikan aspirasi mereka perihal pelayanan kesehatan yang bobrok setelah menggunakan BPJS Kesehatan.
Peserta sempet juga mempertanyakan soal kenapa Ibu mentri ga bisa menemui perwakilan buruh:
"ibu Mentri takut yach....?
Kami dateng dengan baik-baik kok,hanya meminta kejelasan tentang regulasi permasalahan pelayanan BPJS kesehatan yang justru mensengsarakan masyarakat pada khususnya buruh dan kami yang dilapangan sering menerima aduan yang tidak sehat bahkan dari keluarga kami yang merasakan kebobrokan pelayanan BPJS Kesehatan. Bahkan kadang dirumah sakit pernah diketemukan bahwa RS menolak pasien BPJS untuk dirawat inap/ditunda dengan alasan kamar penuh ",tandas bung Tarmizi dari Jakarta Timur.
Kalau memang regulasi itu belum siap kenapa harus digelontorkan paksa.
Kalau hanya beralasan stok obat yang berdosis tinggi, apa yang akan terjadi di 10 tahun kedepan jika anak cucu kita sakit kalau sekarang dokter sudah ngasih dosis tinggi, trus mau pakai obat apa karena dosis yg akan dikeluarkan pasti yang lebih tinggi dari yang sekarang, atau  karena kebiasaan dokter spesialis yang memberikan obat ke pasien dengan dosis tinggi sekarang ini kenapa harus cos BPJS yang di naikkan.
Kami Perwakilan buruh akan memboikot iuran BPJS kesehatan jika pelayanan dan regulasi yang masih memberatkan masyarakat buruh dan pengusaha.
Dan juga jika kami keluar dari ruangan ini tidak ada kepastian jawaban kapan akan segera di koreksi dan diselesaikan masalah BPJS Kesehatan ini.
Kami akan menahan iuran BPJS Kesehatan sampai ada kejelasan yang pasti terutama pelayanan terhadap pasien BPJS tandas ketua umum bung Ir.Arif minardi di penghujung closing statmentnya.

Pangkorda DKI Jakarta Yuswartoyo

Bapor Lem, Pangkorda DKI Jakarta Yuswartoyo kelahiran Temanggung Tahun 1962, salah satu tokoh Bapor Senior yang ikut dalam perubahan Barisan Pelopor FSP LEM SPSI, berkat jasa pemikiran dan tenaganya Bapor LEM bisa bangkit kembali dari masa paska perubahan Bapor Revolusi. Beliau salah satu tokoh yang ikut andil dalam konseptor PO Juklak Bapor FSP LEM SPSI saat itu.

Prestasi dalam Serikat Pekerja, Yuswartoyo bergabung dengan Serikat Pekerja pada tahun 1982 saat bekerja di Krama Yhuda Ratu Motor Jl Raya Bekasi Km 21-22 Jakarta Timur. Tahun 1985 beliau mulai aktif menjadi perwakilan anggotanya menjadi Pleno sampai tahun 2006, kemudian di tahun 2006 s/d 2009 beliau menjadi pengurus PUK di bidang HIP (Hubungan Industri Pancasila) sebagai Sekretaris Bidang, dan pada tahun 2009 s/d 2015 menjadi Ketua Bidang HIP di PUKnya.

Tidak hanya itu dalam Kebaporan, prestasi yang di perolehnya setelah menjadi Barisan Pelopor (Bapor) pada Diklatsar 1 Angkatan II Tahun 2011 ini, ikut dalam kepanitian Diklatsar Bapor pada Diklatsar 1 Angkatan III dan IV sebelum Bapor Revolusi. 
Kemudian di dalam Bapor LEM di bawah Pangkornas Ir M Sidarta, Yuswartowo masuk di dalam Struktur Bapor DKI Jakarta sebagai Pangkorda massa bhakti 2014-2019, dan aktif dalam kepanitiaan Kebaporan Diklatsar Bapor Angkatan III, IV dan V.

Dalam FSP LEM SPSI beliau berharap agar Serikat Pekerja bisa memperjuangkan anggotanya secara kongkrit dengan semangat untuk perbaikan dari tingkat perangkat yang ada, berkomitmen dan konsistensi yang terpenting. Sedangkan dalam kebaporan harapannya ke depannya setiap Bapor LEM bisa memahami ilmu kebaporan dan mendapat pendidikan secara berjenjang.

FSP LEM SPSI AUDENSI DENGAN KEMENTRIAN KESEHATAN RI

 Bapor Lem, LEM SPSI mendesak Kemenkes RI sebagai pemerintah dan yang memiliki otiritas serta regulasi agar amanah UU SJSN & II BPJS asas portabilitas bisa di jalankan di seluruh Indonesia dengan kualitas prima, yang dimaksud azas portabilitas adalah peserta BPJS Kesehatan ketika mau berobat bisa menfaatkan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia tanpa dibatasi wilayah. 

Bagi RS atau fasilitas kesehatan yang menolak pasien BPJS harus ada sanksi administrasi maupun pidana. Setiap bulan FSP LEM SPSI akan minta progersnya dari kemenkes.




Peningkatan Manajemen Organisasi dan Negosiasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh

Bapor lem, Bandung,24/5/16,- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Peningkatan Manajemen Organisasi dan Negosiasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh bagi PUK dengan mengundang 20 serikat pekerja/serikat buruh yang ada di Provinsi Jawa Barat pada hari Selasa 24 Mei 2016, mulai pukul 08.00 sampai dengan 16.00 WIB, bertempat di Aula Bima, Dinas Tega Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Jl Soekarno Hatta No532 Bandung.

DPD FSP LEM SPSI Provinsi Jawa Barat mengirmkan 9 peserta dari perangkat PUK yang sekaligus juga perangkat DPC FSP LEM SPSI dengan harapan setelah mengikuti pendidikan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat bisa segera membagikan ilmu yang di dapat kepada seluruh perangkat PUK di daerahnya masing-masing, kata Sidarta.

Peserta dari FSP LEM SPSI :
1. Nurjana, Wakil Ketua I DPC FSP LEM SPSI Kota Bandung
2. Suhendar Wakil  Bendahara II  DPC.FSP LEM SPSI Kota Bandung
3. Nanang.S.Sekretaris.DPC.FSP LEM SPSI Kabupaten Karawang.
4. Eko Susanto Wakil Ketua III DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Karawang.
5. Edi Hidayat Wakil Ketua IV DPC FSP LEM SPSI Kabupaten.Karawang.
6. Budi.Ketua. PUK. SP LEM SPSI PT.SSWP Kabupaten Bogor
7. Rohman Budi.S.Kabupaten Bogor.
8. Awalludin Purwono.Ketua PUK SP LEM SPSI  LG.Innotek.Kabupaten/Kota Bekasi.
9. Jaelani.Ketua PUK.SP LEM SPSI PT.Mesin.Isuzu.Kabupaten/Kota Bekasi.
10. Surono.PUK.SP LEM SPSI PT.Mesin.Isuzu.Kabupaten/ Kota Bekasi


Ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Jawa Barat Ir. Muhamad Sidarta, dengan telah diikutinya Kegiatan Pendidikan Peningkatan Manajemen Organisasi dan Negosiasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh berharap dapat meningkatkan kompetensi dan wawasan bagi perangkat PUK dan DPC FSP LEM SPSI se Jawa Barat sekaligus sebagai wahana kaderisasi organisasi untuk memperkuat perjuangan organisasi dalam memperjuangan, membela hak dan kepentingan anggota di dalam perusahaan tegasnya.

Pelantikan Ketua dan Pengurus terpilih DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor

Bapor Lem, Sebelum melantik dan mengukuhkan Ketua dan pengurus terpilih DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor Periode 2016-2021, menyampaikan bebera pertanyaan :

"Saudara saudara semua, sebelum saya lantik dan kukuhkan saya akan tanyakan kesiapan dan kesanggupan saudara saudara semua, dua hal :"

"Pertama saya akan meminta suadara saudara semua mengucapkan sumpah Panca Prasetya sebagai ideologi organisasi, sebagai pedoman melaksanakan peran dan fungsi dalam organisasi."

"Kedua harus melaksanakan tugas sesuai konstitusi FSP LEM SPSI, terutama dalam menggugah kesadaran seluruh anggota DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor agar berpartisipasi akktif sesuai peran, fungsinya dan hirarki dengan totalitas, kemudian melaksanakan diklat secara gradual dan berkesinambungan sebagai langkah strategis untuk melahirkan kader kader masa depan organisasi, terakhir harus melakukan pengorganisasian menurut kaidah dan azas organisasi modern dalam rangka memperjuangkan, membela, melindungi hak dan kepentingan anggota."

"Apakah saudara saudara semua siap !!, Ketua dan seluruh pengurus terpilih DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor serentak semua menyatakan siap. Kemudian Ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Jawa Barat mempimpin mengucapkan supah prasetya dengan khitmad."

Setelah seluruh pengurus terpilih mengucapkan sumpah Ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Jawa Barat melantik dan mengukuhkan ketua dan pengurus terpilih sebagai berikut :

"Bismillahirohmannirohim"
"Dengan mengharap rahmat dan ridho Allah SWT yang maha kuasa 
Saya selaku Ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Jawa Barat
Pada hari ini, sabtu tanggal 21 Mei 2016, pukul 10. 50 WIB, bertempat di Hotel Katulistiwa Cisarua, Bogor, Jawa Barat."

"Melantik dan mengukuhkan saudara saudara menjadi Pengurus DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor untuk masa bhakti tahun 2016 sampai dengan tahun 2021."
"Dengan dikukuhkannya kepengurusan ini saudara saudara harus melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya disertai penuh rasa tanggunggungjawab sesuai konstitusi FSP LEM SPSI dan mensosialisasikan keputusan ini kepada seluruh PUK dan anggota SP LEM SPSI se Kabupaten Bogor."

"Semoga Allah SWT Yang Maha Kuasa selalu memberi perlindungan dan bimbingan kepada saudara saudara, Aamiin YRA."


Dewan Pimpinan Daerah
Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik Dan Logam
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia
Provinsi Jawa Barat

Ir, Muhamad Sidarta

Sambutan Ketua DPD FSP LEM SPSI Jabar Dalam Musnik V Kab. Bogor

Bapor Lem, Sambutan Ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Jawa Barat
Setelah Pelantikan Ketua Terpilih dan Pengurus DPC FSP LEM SPSI Kabubaten Bogor
Periode 2016-2021.
Di Hotel Katulistiwa, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, 20-21Mei 2016.


Bismillahiromannirohim

Yang saya Cintai dan Banggakan 
Ketua terpilih dan seluruh pengurus DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor Periode 2016-2021.
Seluruh panitia Muscab V DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor.
Seluruh peserta dan peninjau dari PUK SP LEM SPSI Se Kabupaten Bogor.


Assalamu Alaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

Selamat Siang dan Salam Sejahtera untuk kita semua

Pertama marilah puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, karena kehendaknya kita bisa berkumpul ditempat ini melaksanakan Muscab V DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor. Salam sholawat semoga tercurah kepada Nabi besar Muhammad SAW dan semoga kita semua mendapat safaatnya di akhir zaman nanti, Aamiin YRA.

Kawan kawan semua. Muscab V ini dilaksanakan pada momentum yang baik pada tanggal 20 Mei yaitu bertepatan pada hari kebangkitan nasional dan berakhir bertepatan 18 tahun reformasi 21 mei 2016, semoga dapat lebih memberi motivasi kembali bangkitnya FSP LEM SPSI dan refleksi untuk memperbaiki diri dan organisasi agar kembali pada kejayaannya.

Dari awal sampai akhir proses Muscab V ini saya ikuti dengan seksama tanpa bergeser sedikitpun, mekanisme dan prosenya telah menunjukan proses demokrasi yang lebih dewasa dan sesuai AD/ART FSP LEM SPSI serta Tatib yang telah kawan kawan sepakati, dengan demikian saya harus memberikan apresiasi yang setinggi tingginya dan bangga karena itu, hasilnya tentu memiliki legitimasi yang kuat yang dapat memperkuat soliditas dalam melaksanan peran dan fungsinya dalam mengelola organisasi yang kita cintai bersama.

Kawan kawan peserta Muscab V ini  saya perlu menyampaikan beberapa hal :
Pertama muscab bisa jadi merupakan ajang slihaturahmi diantara kita, semoga dengan silahturahmi yang teratur dan berkesinambungan dapat memperpanjang usia dan memperluas rizki yang berkah untuk kita semua.
Kedua adalah merupakan ajang konsolidasi kita semua agar soliditas kita semakin kuat.
Ketiga kita jadikan ajang evaluasi kekurangan dan kelemahan kita selama ini dan sekaligus untuk memperbaiki diri dan organisasi agar lebih baik sesuai harapan.
Keempat untuk memilih kembali ketua dan pengurus DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor periode 2016-2021 yang baru saja kita laksanakan.
Terakhir untuk membuat dan menyusun program program kerja, terutama dalam melaksanakan diklat dan kaderisasi organisasi agar melahirkan kader kader muda masa depan agar estafet perjuangan berjalan dengan baik, sehingga kader FSP LEM SPSI kedepan mampu menempati seluruh lembaga lembaga strategis untuk memperkuat perjuangan FSP LEM SPSI.

Disamping melaksanakan kaderisasi masalah pembelaan dan perjuangan juga harus bisa berjalan dengan simultan.

Kaderisasi organisasi secara nasional yang telah berjalan dengan baik saat ini adalah Diklatsar BAPOR LEM SPSI dan faktanya telah melahirkan pemimpin pemimpin baru dari tingkat PUK sampai DPP FSP LEM telah banyak di isi oleh kader kader FSP LEM SPSI yang telah mengikuti diklatsar BAPOR LEM. Tentu regenerasi kepemimpinan harus terus dilakukan walau mengeluarkan biaya, tenaga, pikiran dan waktu yang banyak demi perbaikan organisasi yang lebih baik. Tantangan dan rintangan internal maupun eksternal pasti ada, oleh karena itu justru bisa memperkuat semangat dan soliditas kita semua.

BAPOR telah ditempa selama 3 hari nyaris tanpa jeda dalam kondisi lelah, lapar, haus dan ngantuk, dengan cuaca yang panas maupun dingin dalam lingkungan yang terjal agar bisa melahirkan kader kader yang memiliki mentalitas dan fisik yang kuat dalam kondisi apapun tetap segar dan positif dalam berfikir, bersikap, bertindak dan mampu mengambil keputusan yang tepat. 

BAPOR bukan sekedar satuan tugas yang merupakan alat kelengkapan organisasi, tapi lebih dari itu. BAPOR dipersiapan sebagai kader masa depan organisasi. Oleh karena itu pada diklatsar berikutnya saya harapkan DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor dapat mengirim lebih banyak lagi anggotanya sebagai peserta Diklatsar BAPOR LEM.

Demikian sambutan saya selaku Ketua DPD FSP LEM FSP SPSI Jawa Barat, menyampaikan mohon maaf lahir batin atas segala kekurangan saya dalam melaksanakan peran dan fungsi dalam organisasi sebagai manusia biasa pasti banyak kekuranganya, lebih lebih sebentar lagi akan memasuki bulan ramandhan, bulan yang penuh berkah dan ampunan, semoga kita semua dapat dipertemukan dalam bulan ramandan yang kita tunggu dengan suka cita. Dengan saling memberikan maaf semoga shaum kita menjadi lebih sempurna. Aamiin YRA.

Terima kasih
Wasalamualaikum Warohmatullah Wabarohkatuh
M. Sidarta.

Sambutan Ketua Umum Ir. Arif Minardi Dalam Muscab V Kab. Bogor

Bapor Lem, Dalam sambutannya Ketua Umum FSP LEM SPSI Ir. Arif Minardi pada pembukaan Muscab V DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor 20-21 Mei 2016, di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusinya untuk pengadaan rumah LEM yang saat ini telah lunas, ini semua tidak terlepas dari kontribusi seluruh anggota FSP LEM SPSI.


Ketua DPP FSP LEM SPSI juga mengucapkan terima kasih atas kewajibannya yang telah membayarkan COS anggota FSP LEM SPSI Kabupaten Bogor yang telah proporsional sesuai AD/ART FSP LEM SPSI, sehingga organisasi bisa membuat program program kerja lebih baik dalam melakukan advokasi kebijakan di tingkat nasional.

Untuk mempercepat komunikasi dan memberi informasi kepada seluruh anggota FSP LEM SPSI serta memperkuat perjuangan FSP LEM SPSI kedepan Arif Minardi juga meminta dukungannya untuk mendirikan Media LEM.

Setelah memberikan kata sambutan Ketua Umum DPP FSP LEM SPSI menyerahkan laporan tertulis penerimaan dan penggunaan uang dari seluruh anggota kepada Ketua DPC FSP LEM SPSI untuk disampaikan kepada seluruh anggota, laporan ini disampaikan dengan maksud untuk memberikan contoh transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan organisasi sebagai pintu masuk mengembalikan kepercayaan seluruh anggota terhadap organisasi, diharapkan seluruh jenjang organisasi sampai PUK segera mengikutinya dalam mengelola keuangan organisasi imbuhnya.