» » BUPATI KARAWANG TOLAK REVISI UU. 13 TAHUN 2003 DAN PENEGASAN UMSK 2019

BUPATI KARAWANG TOLAK REVISI UU. 13 TAHUN 2003 DAN PENEGASAN UMSK 2019

Penulis By on Selasa, 13 Agustus 2019 | No comments


Satgas dari berbagi Federasi yang tergabung dalam KBPP mengawal masa Aksi di Kantor Pemda Karawang 

SERIKAT BURUH - Karawang, 13/08/19.
Koalisi Buruh Pangkal Perjuangan ( KBPP) mengadakan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati Karawang pada Selasa,  13 Agustus 2019 dengan mengerahkan masa + 5000 orang perwakilan seluruh elemen buruh yang tergabung dalam KBPP dari berbagi Kawasan Industri yang ada di Karawang ( Surya Cipta,  KIIC, KIM, Indotaisei , Zone luar Kawasan) untuk menyampaikan aspirasi kepada Bupati Karawang untuk membuat surat kepada DPR RI tentang Penolakan Rencana Revisi UU.  No. 13 tahun 2003 yang merugikan buruh,  serta meminta Bupati Karawang membuat surat kepada Gubernur Jabar terkait  penegasan terkait rekomendasi UMSK Karawang 2019 untuk segera di Sah kan.

Teh Celli dan Kadisnaker didampingi Kapolres Karawang Temui Pimpinan Buruh KBPP di Ruang Rapat Pemda pada 13 Agustus 2019.

Di Ruang rapat kerja kantor Bupati Karawang,  teh Celli bersama Kadisnaker dan Setda serta Kapolres Karawang menerima perwakilan Pimpinan KBPP, Bung Agus Jaenal, SH. dari Federasi LEM SPSI dan Federasi yg lain yang tergabung dalam KBPP yang menyampaikan aspirasinya langsung kepada Bupati Karawang, dan direspon dengan baik oleh Kadisnaker sehingga ditandatanganilah 2 ( dua)  surat yang menjadi permintaan buruh Karawang yang diwakili oleh KBPP yaitu :

1. Surat Penegasan Bupati Karawang kepada Gubernur Jawa Barat tentang penegasan rekomendasi UMSK Karawang 2019 untuk segera disahakan .

2. Surat Penegasan Bupati Karawang kepada DPR-RI terkait Penolakan Revisi UU. No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan ini, teh Celli menyampaikan bahwa tugas pemerintah adalah dalam posisi netral dan dalam rangka pelayananaya terhadap aspirasi warganya,  untuk mendapatkan keadilan sesuai dengan apa yang seharusnya menjadi haknya. Terkait dengan nilai UMSK yang dinilai tinggi disampaikan bahwa Karawang berangkat dari nilai yang sudah tinggi jadi wajar saja kalao rekomendasinya pun juga diatas daerah lain dan karawang adalah merupakan pusat industri terbesar di Asia Tenggara. Dan setelah menandatangani surat tersebut teh Celli,  pamit meninggalkan ruang meeting karena masih ada agenda yg lain,  untuk hasil audiensi KBPP dengan Bupati Karawang disampaikan langsung oleh Kadisnaker bersama pimpinan buruh di Mobil Komando. (rsy). 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya