» » Menko; Minta Naik Gaji, Lama-lama Buruh Diganti Mesin

Menko; Minta Naik Gaji, Lama-lama Buruh Diganti Mesin

Penulis By on Selasa, 16 Juni 2015 | No comments

Bapor Lem, Setiap tahunnya, para buruh selalu meminta kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang cukup fantastis. Pada 2016, para buruh pun kembali meminta kenaikan UMP sekira 30 persen.

Karenanya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalill meminta para buruh berpikir dua kali sebelum meminta kenaikan UMP. Pasalnya, jika UMP terlalu cepat berubah akan membuat perusahaan kesulitan dan membuat perusahaan tersebut bakal menggantikan peran manusia ke mesin.

"Kalau kenaikan upah buruh cepat, perusahaan akan melakukan otomatisasi, dengan merekrut sedikit pekerja mengganti mesin. Jika perusahaan tidak mampu bersaing akan tutup. Itu enggak boleh terjadi," ucap Sofyan di Senayan, Jakarta, Minggu (14/6/2015).

Dia menambahkan, dalam penghitungan upah buruh harus dapat melihat situasi perekonomian yang tengah terjadi. Dengan demikian, maka penghitungan akan lebih fair untuk buruh dan perusahaan.

"Upah buruh ini kan tidak lepas dari pengaruh ekonomi dan kemampuan perusahaan membayar, kita harus menjamin upah buruh itu fair," katanya.

Menurutnya, penetapan upah buruh yang dilakukan berbagai pihak terkait harus mewakili dari masing-masing aspek. "Dibicarakan oleh tripartit yang dilakukan oleh pemerintah dan serikat pekerja," paparnya.

Sumber; http://m.okezone.com/read/2015/06/14/320/1165202/menko-sofyan-minta-naik-gaji-terus-lama-lama-buruh-diganti-mesin?utm_source=economy_hl

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya