Looking For Anything Specific?

ads header
  • This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Rekomendasi UMK Bogor 2015 Deadlock

Bapor Lem, Ribuan buruh se-Kabupaten Bogor menggelar unjuk rasa menuntut penaikan upah minimum kota/kabupaten (UMK) di depan kantor Bupati Bogor, Jumat (14/11/2014).


Unjuk rasa tersebut digelar untuk kali kelima menyusul alotnya persidangan jumlah UMK 2015 di dewan pengupahan Kabupaten Bogor berakhir deadlock

Mereka terus meminta penaikan UMK sekitar 30% dari saat ini sekitar Rp2,2 juta yang issunya bahwa hari ini adalah penentuan UMK Bogor 2015.

Sampai akhirnya Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor merekomendasikan tiga angka yang di usulkan, 

Bahwa dari unsur pengusaha UMK 2015 diusulkan Rp 2.305.728.- dengan UMSK I Rp 2.574.988,- UMSK II Rp 2.688.287,- dan UMSK III Rp 2.806.571,-

Dari unsur Buruh merekomendasikan UMK 2015 sebesar Rp 3.405.731,- dengan UMSK I Rp 3.916.590,- UMSK II Rp 4.257.163 dan UMSK III Rp 4.597.736,-

Sedangkan dari unsur Pemerintah  mengusulkan UMK 2015 sebesar Rp 2.584.005 dengan UMSK I Rp 2.842.405,- UMSK II Rp 2.971.605,- dan UMSK III sebesar Rp 3.100.806,-

UMK Bekasi 2015 Sudah Deal

Bapor Lem, Bapor Lem Bekasi bersama Militansi Buruh lainnya serta ribuan massa aksi dari elemen buruh mengawal Keputusan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Bekasi yang penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Bekasi tahun 2015 sebesar Rp 2.954.031 atau naik 16.8 persen, pada  Kamis (13/11) malam di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.


Survei KHL yang dilakukan langsung ke pasar-pasar tradisional. Dari KHL tersebut ada kenaikan sekitar 16,8 persen untuk ketentuan besaran UMK 2015. Presentase kenaikan UMK 2015 dengan mempertimbangkan beberapa faktor, diantaranya inflasi, pengaruh kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta akumulasi rata-rata kenaikan KHL selama 4 tahun lalu.

Dari akumulasi KHL selama 4 tahun diperoleh rata-rata kenaikan UMK sebesar 19,97 persen. Tetapi, ada penambahan sebesar 1 persen untuk mengantisipasi kenaikan BBM.

Dalam menaikan UMK ini sebanyak 60 item Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang disurvey di pasar-pasar tradisional, hingga didapat angka KHL Kota Bekasi sebesar Rp 2.529.039.

Dari survei KHL tersebut, dijadikan penentuan UMK 2015 Kota Bekasi sebesar Rp 2.954.031 atau ada kenaikan sebesar 16,8 persen. Bila dibanding UMK tahun lalu ada kenaikan sebesar Rp 512.077.

Sedang, UMK 2015 untuk sektoral kelompok II diputuskan sebesar Rp 3.249.434 atau ada kenaikan sebesar 28,5 persen dari KHL Kota Bekasi. Bila dibandingkan UMK tahun lalu, sektoral kelompok II ini ada kenaikan sebesar Rp 563.285.

Selanjutnya, UMK 2015 untuk sektoral kelompok I sebesar Rp 3.397.035 atau ada kenaikan 34,4 persen dari KHL Kota Bekasi. Bila dibandingkan UMK tahun lalu, sektoral kelompok I ini ada kenaikan sebesar Rp 582.927.

Gallery ; Pengawalan UMP DKI 2015 (13/11/2014)