» » AKSI SOLIDARITAS PUK YAMAHA INDONESIA

AKSI SOLIDARITAS PUK YAMAHA INDONESIA

Penulis By on Kamis, 29 Agustus 2019 | No comments

tandatangan penolakan  PHK terhadap ketua dan sekertaris PUK YAMAHA INDONESIA

F SP LEM SPSI JAKARTA TIMUR- solidaritas terhadap  Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)  sepihak pengurus Pimpinan Unit Kerja (PUK)   YAMAHA INDONESIA kamis 29 Agustus 2019 yaitu Ketua dan Sekretaris Rusli dan Bani.  Masa aksi memenuhi jalanan depan PT YAMAHA INDONESIA Jl.Rawa Gelam I/5 K.I.P Jakarta Timur, Antusias dukungan dari perwakilan PUK dan BAPOR FSP LEM SPSI se Jakarta Timur begitu rame dan meriah.
Mereka juga merasakan ada ketidak adalah dalam perusahaan yang bergerak di bidang Alat musik Piano ini. 

Dalam orasi singkatnya Indra sebagai wakil sekertaris tiga mengatakan ucapkan terimakasih kepada Bapor Jakarta utara,  Jakarta Barat dan khususnya BAPOR Jakarta Timur yang mensuport aksi penolakan PHK terhadap rekan seperjuangannya.

Bukan hanya dari wilayah Jakarta saja solidaritas yang ditujukan kepada Pengurus Unit Kerja PT YI ini, akan tetapi perwakilan dari Kab dan Kota Bekasi Bung Warnadi Rakasiwi ketua DPC BEKASI juga mantan karyawan dan PUK PT YAMAHA  MUSIC ASIA menyampaikan pendapatnya bahwasanya kasus ini tidak boleh di  biarkan, PHK terhadap Bani dan Rusli ini telah mencoreng nama organisasi maka tidak boleh di  biarkan secara organisai Wanardi siap mengintruksikan anggota sebanyak mungkin bila tidak terjadi kesepakatan (mempekerjakan kembali)

FK-SPYMI ( Forum Komunikasi Yamaha Seluruh Indonesia ) yang beranggotakan lima perusahaan di antaranya PT YMMA, PT YMMI, PT YMPI, YMI dan PT YI, Bambang ketua FK-SPYMI juga ikut hadir, Selain sebagai ketua  Forum Komunikasi Yamaha Music Seluruh Indonesia dia juga menjabat ketua PUK FSPMI YMMA dan sekertaris PC FSPMI BEKASI.

Adanya PHK sepihak yang terjadi di PT YAMAHA INDONESIA telah menciderai hubungan industrial karena proses yang terjadi adalah salah satu proses yang tidak sewajarnya. Proses perundingan upah yang dipermasalahkan yang disepakati seharusnya tidak berefek PHK seperti sekarang ini, tetapi Peningkatan kesetabilan dalam produktifitas PT Yamaha Indonesia untuk bisa maju Bisnisnya bukan sakit hati terus di PHK.

Adanya kasus ini memperkeruh komunikasi FK-SPYMI dengan managemen seluruh Yamaha music Grup yang selama ini terjalin harmonis, dan Hubungan Industrial yang ada terjalin selama ini justru menjadi perselisihan kelak di kemudian hari.
Rasa sombong mempermainkan dengan Semena-mena membuat ini akan merembet ke yang lain. Bisa jadi kesejahteraan karyawan PT. YI akan diberangus oleh Pekerja/Karyawan yang ditunjuk oleh Pengusaha mewakilinya/Management.
Sampai berita ini diturunkan belum ada indikasi beretikat baik dari perwakilan Perusahaan untuk bisa bernegosiasi perihal kondisi saat ini. (hry)






Baca Juga Artikel Terkait Lainnya