Looking For Anything Specific?

ads header
  • This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

SIAP GA SIAP HARUS SIAP SONGSONG DUNIA PASAR BEBAS

F SP LEM SPSI, Seminar Nasional Hukum Perburuhan sebuah acara diskusi panel yang diadakan oleh Fakultas Hukum Uiversitas Indonesia jln. Prof.Mr.Djokosoetono, Depok Jawa Barat pada Jum'at 4 Mei 2018 bertempat di Audoturium Djokosoetono.
Dalam kesempatan ini Mira M. Harnartani selaku Wakil Ketua bidang ketenagakerjaan Apindo mengatakan,"Saat ini kita memasuki masa digitalisasi yang mana pekerja harus siap bersaing dengan teknologi tersebut karena tapi menguasai itu, maka banyak pekerjaan yang akan hilang digilas teknologi digital.Bahkan untuk jaminan pekerja saja, pengusaha masih dibebankan oleh jaminan diluar jam kerja tapi khusus untik wilayah DKI JAKARTA saja.Untuk bidang pelatihan pun pengusaha juga tetap dibebankan untuk melakukan pelatihan bagi karyawannya namun ketika memasuki masa digitalisasi semua itu akan hilang dan tempat kerjanyapun sudah tidak ada.Bahkan untuk soal upahpun Apindo mengatakan sudah tidak ada lagi upah minimum".



Beliau mengharapkan semua pihak bisa bahu membahu dalam kondisi saat sekarang ini baik dari pemerintah,Serikat Pekerja, Apindo bagaimana caranya warga negara Indonesia pada khususnya untuk bisa bersaing baik itu tenaga kerjanya maupun tekhnologinya.
dimulai dari dunia pendidikan semua pihak harus siap mempersiapkan tenaga kerja yang siap bersaing dengan semua belah pihak. (cpy) 

SUDAHKAH ADA TEMPAT LAPANGAN KERJA UNTUK MEREKA LULUSAN BALAI LATIHAN KERJA

F SP LEM SPSI, Jumat,4/05/2018, Wakil pemerintah yang berbicara pada Seminar Nasional Hukum Perburuhan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia jln. Prof. Mr. Djokosoetono, Depok Jawa Barat Dra.Hayani Rumundang MA mengatakan, "Indonesia tidak bisa menghindari pekerja asing yang masuk di negara ini dikarena bahwa negara kita sudah memberlakukan bebas visa pada 2 tahun yang lalu.Maka berawal dari situlah Pemerintah Indonesia mengeluarkan PERPRES NO.20/2018 untuk memperketat pekerja asing masuk ke Indonesia".

Hal ini dikatakan di depan puluhan mahasiswa fakultas hukum Universitas Indonesia dalam seminar yang diadakan pada hari Jum'at 4 Mei 2018 jam 09.00 WIB di Audoturium Djokosoetono.
Rasa kekawatiran yang di pikirkan oleh warga Indonesia terutama lulusan baru dari tingkat SLTA sampai Universitas karena calon Pekerja yang ada di Indonesia akan bertambah saingan dalam dunia pekerjaan dengan Tenaga Kerja Asing.
Dra.Hayani Rumundang MA sampaikan paparan soal daya saing dengan tenaga asing

Untuk bisa bersaing dengan Tenaga Asing Pemerintah sudah menyiapkan Balai Latihan Kerja yang disebar di seluruh Indonesia, akan tetapi dari lulusan Balai latihan Kerja yang ada di Indonesiapun masih harus bersaing mencari pekerjaan sesuai keahlian yang mereka dapatkan,dan kondisi itu lapangan kerja masih belum bisa memberikan kesempatan mereka yang sudah menjadi lulusan Balai Latihan Kerja.(cpy)

SEMINAR NASIONAL HUKUM PERBURUHAN

F SP LEM SPSI, Jumat,4/05/2018, Tiga hari setelah Mayday berlalu para akademis dan aktivis mulai geliat dan menoleh akan permasalahan bangsa terkait tenaga kerja asing yang termaktub dalam Perpres no.20/2018.
Seperti yang dilakukan oleh Universitas Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional Hukum Perburuhan yang diadakan di audoturium Djokosoetono Fakultas Hukum UI jalan Prof.Mr.Djokosoetono, Depok Jawa Barat.
Seminar ini dimulai jam 09.00 WIB hari Jum'at tanggal 04 Mei 2018 dan dihadiri oleh Ir.Arif Minardi selaku Ketua Umum F SP LEM SPSI dari unsur Buruh, Dra Hayani Rumundang MA dirjen pembinaan hubungan industrial dari Pemerintah, Mira M.Harnartani wakil ketua bidang ketenagakerjaan apindo, Prof.Dr.A.Uwiyono,SH.MH guru besar hukum perburuhan Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Seminar Nasional Hukum Perburuhan Universitas Indonesia


Dalam kesempatan ini membahas tentang Hukum ketenagakerjaan tantangan dan peluang hukum Ketenagakerjaan menghadapi era Pasar Bebas.
Antusias dari peserta dilihat dari penuhnya ruang Auditorium baik dari Dosen,Dekan juga Para Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
mereka dengan seksama memperhatikan dan juga mencatat apa yang disampaikan oleh para narasumber yang di undang.
seminar yang dibuka oleh perwakilan kemenakertrans begitu sangat meriah.(cpy)

PELANTIKAN DPC BARU FSP LEM SPSI

Cirebon, 4 Mei 2018
Pelantikan DPC FSP LEM SPSI KABUPATEN CIREBON.


Bertempat di plant 2 PT. CIPTA MANDIRI WIRASAKTI kabupaten Cirebon dilakukan pelantikan DPC FSP LEM SPSI KABUPATEN CIREBON yang dihadiri langsung oleh Ketua DPD FSP LEM SPSI. ir. Muhammad Sidarta beserta Sekeraris DPD FSP LEM SPSI Jawa Barat Misyadi Khaerun,Ketua DPC BOGOR  Sukmayana beserta jajarannya ,Perwakilan dari HRD perusahaan PT. CMW Setia Budi dan para tamu Undangan dari PUK Pt. CMW BOGOR, PUK PT. Dharma Polimetal Cirebon Dan PUK PT. EWINDO BANDUNG .

Dalam acara ini Dilantik Bung Wawan Riyanto sebagai Ketua DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Cirebon,Yang dilantik langsung oleh Ketua DPD FSP LEM SPSI JAWA BARAT Ir. Muhammad Sidarta..
Dalam Pidatonya Ketua terpilih DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Bung Wawan Riyanto menyampaikan bahwa dalam Kepengurusannya nanti bertekad akan menambah jumlah PUK-PUK FSP LEM yang ada di Area Kabupaten Cirebon dan meminta support dari seluruh pengurus dan anggota untuk membantu agar terealisasinya apa yang jadi program dalam kepengurusannya nanti. vrs

BURUH JABAR PERINGATI MAY DAY 2018 DI GEDUNG SATE BANDUNG

 Tikum May Day 2018
                     
FSP LEM SPSI - Gedung Sate Bandung, 1 Mei 2018 Ribuan buruh dari Federasi SP LEM SPSI Kabupaten Karawang peringati Hari Buruh Internasional bersama berbagai elemen masyarakat, baik dari Mahasiswa ataupun aktifis buruh yang berada di wilayah Propinsi Jawa Barat walaupun sempat terkendala kemacetan tapi tidak menyurutkan niat untuk menyampaikan aspirasinya dengan titik kumpul di Monumen Perjuangan dan dilanjutkan longmach ke Gedung Sate, dengan salah satu tuntutanya yaitu segera Tetapkan UMSK Karawang 2018 yang masih digantung, serta menuntut Gubernur untuk membuat perda terkait dengan proses penetapan UMSK di Jawa Barat. Para Pimpinan Federasi berorasi di depan Gedung Sate dengan memberikan pemehaman bahwa May Day mempunyai sejarah panjang tentang tuntutan buruh terkait dengan pemberlakuan 8 Jam kerja sehari. 



"Seharusnya Pemerinrah lebih memperhatikan Upah yang ada di wilayah Jawa Barat jangan sampai terjadi ketimpangan antara kabupaten yang satu dengan yg lainya, karena kebutuhan pokok yang dibutuhkan pekerja harganya relatif sama." demikian disampaikan Ir. M. Sidarta selaku Ketua DPD FSP LEM SPSI Jawa barat dalam wawancara dengan media.

Ditempat yang sama Agus Jaenal S.H. selaku Koordinator Peringatan May Day 2018 dan juga sebagai Ketua DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Karawang menyampaikan  bahwa dalam May Day ini Karawang mengirimkan masa 1.500 orang dan menyampaikan tuntutan ke Gubernur agar segera menetapkan UMSK Karawang sesuai rekomendasi Bupati Karawang.

     Masa May Day 2018
                

Dalam peringatan May Day 2018 ini semua berjalan lancar dan Masa yang hadir sangat antusias mendengarkan orasi-orasi pimpinan buruh dari Mobil Komando dan aparat keamana setia mengawal jalanya kegiatan May Day ini.(rsy)

May Day Jokowi Pilih Berkegiatan di Bogor

Presiden Jokowi di Istana Bogor beberapa waktu lalu. (dikutup dari https://www.viva.co.id/berita/nasional/1031890-hari-buruh-may-day-jokowi-pilih-berkegiatan-di-bogor)


FSP LEM SPSI - Puluhan ribu orang akan melakukan aksi demo di depan Istana Merdeka, Jakarta, saat peringatan Hari Buruh 1 Mei 2018. Salah satu yang menjadi sorotan terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 tahun 2018 tentang tenaga kerja asing (TKA).

Walau ada aksi buruh di beberapa titik lokasi, termasuk Istana, Presiden Joko Widodo tetap beraktivitas seperti biasa. Namun tidak dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, melainkan di Istana Bogor.

Aktivitas Presiden Jokowi di Istana Bogor besok, yang bertepatan dengan Hari Buruh Internasional atau may day, adalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bogor mengenai Islam Wasathiyah. Dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB.

Rencananya, kegiatan itu akan dihadiri 100 ulama dan cendekiawan muslim dari berbagai negara termasuk Indonesia.

Dikutip; https://www.viva.co.id/berita/nasional/1031890-hari-buruh-may-day-jokowi-pilih-berkegiatan-di-bogor

PUK SP LEM ADM "3000 Anggota Partisipasi May Day 2018"


FSP LEM SPSI - Salah satu perusahaan besar di Jakarta Utara yaitu PT. Astra Daihatsu Motor. Anggota Serikat dari Perusahaan tersebut ikut ambil bagian pada MayDay 2018 yang diselenggarakaan FSP LEM SPSI di depan Gedung DPR.

Ketua PUK SP LEM SPSI Jamal Ali mengatakan bahwa, "3000an anggota ikut terlibat pada MayDay 2018".


Hal ini dapat terlihat dari jalanan IBII yang sebagian besar dipenuhi Jaket SP LEM SPSI Astra Daihatsu Motor.

"Banyaknya anggota serikat yang terlibat karena kesadaran dari anggota telah paham bahwa kesejahteraan harus diperjuangkan bukan diam menunggu". Tambahnya lagi.


Sebagai penutup, Jamal Ali menyampaikan "Selamat MayDay kepada buruh Indonesia".
(fis)

FSP LEM SPSI : 5000 Buruh Jakarta Utara Menuju DPR


FSP LEM SPSI. Buruh dari F SP LEM SPSI Kota Administratif Jakarta Utara hari ini memadati kawasan IBII - Jakarta Utara sebagai titik kumpul sebelum menuju DPR sebagai pusat dari Perayaan MayDay 2018 FSP LEM SPSI.

5000 Buruh dari berbagai pabrik di Jakarta Utara ikut ambil bagian pada MayDay 2018 yang diselenggarakan oleh FSP LEM SPSI.

Sekretaris dari FSP LEM SPSI Kota Administratif Jakarta Utara Dadan Muldan menyampaikan bahwa, "5000 Buruh Jakarta Utara akan ikut berpartisipasi dalam MayDay 2018 ini".

Adapun tuntukan dari MayDay 2018 FSP LEM SPSI mencakup 3 hal. Menolak PerPres 20 / 2018, Menolak PP No. 78 / 2015, dan Menolak Revisi UU No. 13 / 2003.


"MayDay 2018 FSP LEM SPSI menuntut 3 hal. Pertama : TOLAK PerPres No. 20 Tahun 2018. Kedua : TOLAK PP No. 78 / 2015. Ketiga : TOLAK Revisi UU No. 13 / 2003" Tambahnya lagi. (fis)

Buruh Kawasan Pulogadung Bersiap Menuju Gedung MPR

Persiapan buruh kawasan Industri Pulogadung

FSP LEM SPSI, Bertepatan dengan hari buruh Internasional pantaun dari kawasan Industri pulogadung, dari pagi hari sudah mulai berdatangan dari masing masing perusahaan untuk menuju titik kumpul di bundaran pajak kawasan Industri Pupogadung, Rabu (01/04/18)

Ribuan buruh dari federasi serikat pekerja logam dan elektronik sudah memenuhi kawasan Industri pulogadung menurut arifin salah satu orator yang berada di mobil komando "bahwa target dari pengurus 5000 masa tetapi yang kita lihat hari sudah melebihi target." alasan mereka turun hari ini lebih banyak karena mereka ingin menolak kebijakan pemerintah tentang tka yang sedang viral dimana pemerintah mengelar karpet merah bagi pekerja asing yang tidak resmi atau unskill.

Masa buruh sedang menuju gedung DPR
Tepat jam 09.00 WIB F SP LEM SPSI Jakarta Timur sudah berkumpul di bunderan pajak Kawasan Industri Pulo Gadung dengan jumlah sekitar 5000 masa aksi.
Pada sambutan Kapolres Cakung mengingatkan agar dalam perayaan Mayday ini bisa menjaga keselamatan masing-masing, sedangkan Ketua DPC Surya Sanjaya mengatakan bahwa dengan Mayday kali ini kita akan menolak 3 tuntutan F SP LEM SPSI.

Ketua DPD F SP LEM SPSI Bp. Yulianto mengucapkan selamat Mayday 2018 dan pemerintah tidak punya niat untuk mengusir buruh kasar aseng karena pemerintah hanya tidak melibatkan kepolisian. 

Setelah masa aksi berkumpul semu mereka berencana menuju gedung MPR / DPR RI untuk bersatu dengan anggota yang lain dari jabodetabek untuk mengikuti acara bersama selain dari pimpinan pusat rencananya nanti ada orasi dari beberapa tokoh tokoh Nasional. (Cpy)

10.000 Masa FSP LEM SPSI Akan Datangi Gedung DPR MPR



Kondisi Pintu gedung DPR MPR

FSP LEM SPSI Jakarta 30/4/2018. H-1 menjelang peringatan Hari Buruh Internasional "May Day" persiapan persiapan masih terus di lakukan oleh serikat pekerja terkait perayaan May Day 2018 yang di lakukan esok hari, tidak terkecuali dari serikat pekerja FSP LEM SPSI, dalam agendanya ada beberapa tuntutan yang akan di suarakan diantaranya :

1. Tolak Perpres no 20 / 2018 tentang TKA
2. Tolak PP 78 / 2015 Pengupahan
3. Tolak Revisi UU 13 / 2003 tentang ketenagakerjaan

Dengan Tema #2019buruhbersatuPresidenproburuh

Aksi yang rencanaya di gelar di depan gedung MPR DPR RI dengan jumlah masa aksi yang akan di turunkan sekitar 10.000 orang dari anggota FSP LEM SPSI sejabodetabek. Dalam acara nanti juga ada orasi kebangsaan dari para tokoh nasional Fahri hamzah, ferry juliyantono, Mardani ali sera, Idrus MM dan Arif minardi ketua umum FSP LEM SPSI serta pengurus oraganisasi lainnya.

Terkait May Day 2018 menurut  pimpinan buruh masih jauh dari kata sejahtera di tambah lagi maraknya tenaga kerja asing yang unskill di permudah masuk ke Indonesia melalui produk Perpres 20 / 2018 belum lagi Pp 78 / 2015 tentang pengupahan yang di anggap menghilangkan peran serikat buruh dalam penetapan pengupahan serta rencana revisi UU13 /2003 yang ingin menghilangkan pasal PHK, ini menjadikan PR besar buat serikat buruh dan pemerintah untuk membuat regulasi dan lebih jeli lg dalam pengawasan yang tidak merugikan buruh Indonesia.(Whm)