» » Bapor Lama Diakui Sebagai Bapor Lem Secara Resmi dan Simbolik

Bapor Lama Diakui Sebagai Bapor Lem Secara Resmi dan Simbolik

Penulis By on Minggu, 26 Oktober 2014 | No comments

Bapor Lem, Masih dalam Rakornas Bapor Lem beberapa waktu yang lalu, di sela-sela Sidang Paripurna, Ketua DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta  Bung Yulianto menyatakan bahwa dirinya dan DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta suport untuk menyelesaikan dan memperbaiki dengan cepat Bapor di DKI Jakarta salah satunya yaitu telah mengangkat Pangkorda dan Wapangkorda.




Selanjutnya secara kolektif dan simbolik, Bung Yulianto atas nama DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta memberikan secara resmi seragam Bapor yang lama kepada Pangkornas dan DPP karena pada waktu audiensi sebelumnya meminta agar di selesaikan masalah kebaporan di DKI pada khususunya agar bisa membuat seragam baru, penyeragaman baru dan semangat baru seperti yang ada pada Juklak Bapor Lem.

Kemudian secara simbolik juga diterima seragam Bapor lama boleh Pangkornas dan beliau menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada bedanya Bapor yang lama dengan yang baru, bapor tetap satu, bapor bukan milik pribadi tapi bapor milik organisasi.

"Hari ini kita menancapkan sejarah baru, membuat pondasi yang kuat, mudah-mudahan dengan penyerahan secara simbolis ini FSP LEM SPSI menjadi yang terbesar, sehat dan kuat dan diperhitungkan oleh yang federasi lain, pengusaha dan pemerintah" tegas Pangkornas Ir Sidarta.

Selanjutnya, Pangkornas juga menyerahkan seragam Bapor Baru kepada Ketua DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta dan Bung Azis yang mewakili Bapor lama kemudian memakai seragam Bapor Lem serta disematkan slayer langsung oleh Pangkornas secara simbolis untuk mempersatukan Bapor FSP LEM SPSI.

Bapor....!!!
Solid.... Kompetent.... Bermoral....!!!!
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya