Menjadi Narasumber Pada Rangkaian Diklat Perayaan Harpekindo 2024, Amsakar Achmad : "Kesejahteraan Pekerja dan Keberlangsungan Pelaku Usaha"


Batam, fsplemspsi.or.id - Rangkaian kegiatan peringatan Harpekindo dan HUT SPSI ke-51 dari Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F SP LEM SPSI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang diberi tema “Mensejahterakan Pekerja, Membangun Negeri” yang diawali dengan pemotongan tumpeng pada hari pertama yaitu tanggal 20 Februari 2024 dan pernyataan tekat bahwa FSP LEM SPSI harus menjadi organisasi yang kuat yang mampu menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan public yang berpihak pada kesejahteraan buruh. Kegiatan hari berikutnya pelatihan bagi seluruh ketua PUK (Pimpinan Unit Kerja), Ideologi Organisasi , manajemen Aksi, dll. Begitu juga khusus sekretaris , pada hari yang berbeda mendapat pelatihan dengan materi manajemen dan administrasi organisasi, serta sekretaris dengan materi manajemen dan administrasi keuangan.

Pada hari terakhir sesi penutupan mengundang Wakil Walikota Batam Bapak H. Amsakar Ahmad, S.Sos, M.Si yang kebetulan berlatar belakang akademisi sebagai narasumber dengan materi Penguatan Organisasi, Militansi, Demokrasi dan Ideologi Pancasila. Sebelumnya untuk sesi pagi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) F SP LEM SPSI Kepri Syaiful Badri Sofyan S.H. memberikan materi pengarahan terkait tema " Penguatan Organisasi " kepada seluruh undangan yakni pengurus jajaran Pimpinan Unit Kerja (PUK) dari masing-masing perusahaan yang tergabung dalam organisasi yang dipimpinnya, dan juga Bendahara DPD F SP LEM SPSI Kepri Ary Prasetyo yang memberikan materi terkait kekuatan keuangan organisasi mulai pukul 10.30 - 11.30 WIB.


Dalam wawancara, Ketua DPD Syaiful Badri menyampaikan kembali tentang keutamaan penguatan organisasi dalam rangka perwujudan tema peringatan Harpekindo 2024 yaitu " Mensejahterakan Pekerja, Membangun Negeri ".


" Rangkaian perayaan Harpekindo di tahun 2024 ini kami selenggarakan rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi internal kepengurusan dimulai dari tingkat PUK, DPC, dan DPD dengan tujuan penguatan organisasi. Hal ini dirasa perlu dilakukan mengingat peran serta pekerja dalam pembangunan daerah merupakan suatu hal konkret dan peranan nyata dalam prosesnya, sehingga organisasi serikat pekerja melihat hal ini merupakan suatu kontribusi positif yang perlu dikemukakan agar para pihak terkait juga mampu melihat dalam perspektif yang sama, bahwa tidak ada satupun kemajuan pembangunan tanpa peran serta pekerja didalamnya, walaupun dalam proses tumbuhnya kemajuan tersebut melibatkan banyak pihak yakni stakeholder terkait, tapi dapat kami pastikan bahwa pekerja pasti terlibat didalamnya " jelasnya.

Oleh karenanya, kepentingan organisasi serikat pekerja untuk terus menempatkan posisinya sebagai wadah utama bagi para pekerja dalam menuangkan aspirasi serta memperjuangkan hak - hak pekerja, dipandang sangat penting untuk dilakukan.

" Saat ini pemerintah belum sepenuhnya memberikan pengakuan atas peranan pekerja dalam pembangunan, dalam arti regulasi dan kebijakan yang berlaku dan berjalan masih memiliki kecenderungan yang belum mendukung kesejahteraan para pekerja atau buruh, untuk kepentingan tersebut kami akan terus memperjuangkannya ". Pungkasnya.

Dalam penyampaian materi, Amsakar Achmad yang saat ini menjabat Wakil Walikota Batam juga menyerukan poin penting terkait kesejahteraan pekerja yakni ' Kesejahteraan Pekerja Disertai Keberlangsungan Pelaku Usaha' dengan pengertian bahwa kesejahteraan pekerja hanya akan dapat terwujud jika perusahaan dimana tempat para pekerja mendapatkan pekerjaannya tersebut memiliki keberlangsungan usaha yang kontinu atau keberlangsungan usahanya dalam tempo waktu yang panjang.

Hingga sampai pada bagian pandangan Amsakar tentang kiprah organisasi serikat pekerja F SP LEM SPSI Kepri dan Kota Batam ini merupakan sebuah pergerakan organisasi yang sudah "on the track" sebab mengutamakan dialog dan negoisasi dalam perjuangannya sehingga kondisi dari masalah yg dihadapi mampu menciptakan opsi penyelesaian masalah yang cenderung solutif dan kondusif.


Sesi akhir rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan ditutup dengan serangkaian pertanyaan peserta kepada Ketua DPD Syaiful Badri S, serta Ketua DPC Batam Marga Suryasastra terkait internal keorganisasian. Dan sebagian komentar, dukungan, yang disertai harapan para peserta Diklat kepada Amsakar untuk dapat memfasilitasi terwujudnya aspirasi pekerja dan juga harapan kepada Amsakar Achmad untuk dapat maju dan memenangkan pencalonan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Batam di akhir tahun 2024. (Red).

Komentar