» » PUK SP LEM SPSI YAMAHA INDONESIA PEDULI KANKER SERVIKS

PUK SP LEM SPSI YAMAHA INDONESIA PEDULI KANKER SERVIKS

Penulis By on Rabu, 17 Mei 2017 | 1 comment

FSP LEM SPSI - Dalam rangka pencegahan dari 10 penyakit terganas di Indonesia  yang banyak merenggut korban jiwa, salah satunya Kanker Serviks. PUK SP LEM SPSI PT YAMAHA INDONESIA dalam hal ini Bidang Pemberdayaan Wanita sebagai bentuk realisasi program kerja, PUK FSP LEM SPSI bekerja sama dengan PT YAMAHA INDONESIA dan Klinik PARAHITA melakukan pemeriksaan papsmear untuk mendeteksi adanya kanker Serviks. Rabu, 17/05/17.

Seperti diketahui belakangan ini kanker serviks menjadi perhatian yang cukup serius mengingat penyakit ini masuk dalam salah satu penyakit terganas di Indonesia. 

Ketua Bidang Pemberdayaan Wanita, Melati menegaskan "Untuk mengetahui kanker serviks perlu dilakukan pemeriksaan karena tidak ada gejala yang timbul pada penderita kanker serviks".

Kanker serviks merupakan penyakit yang sangat ganas dan sangat mematikan, banyak sekali wanita di Indonesia yang tidak menyadari terlebih lagi kanker tersebut masih stadium awal sehingga penanganannya akan sangat berat untuk pengobatannya juga akan lebih sulit, tambahnya.

Kalau karyawan Yamaha Indonesia sudah melakukan pemeriksaan papsmear maka jika ada karyawan yang terdeteksi kanker akan lebih cepat untuk diobati sebelum kanker itu menyebar atau menjalar kemana-mana. Dengan adanya pemeriksaan ini Alhamdulillah banyak merespon positif bahkan teman-teman yang gagal karena sedang datang bulan pun ingin sekali diadakan pemeriksaan ulang yang kedua.

Pemeriksaan dilakukan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan dilaksanakan di PT YAMAHA INDONESIA diikuti oleh seluruh karyawan wanita yang sudah menikah. 

Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin setiap tahun yang akan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anggota akan bahaya kanker serviks. Peserta sangat antusias  dan memberi respon positif akan adanya kegiatan ini. Mereka berharap agar kedepanya kegiatan ini lebih baik lagi.(idp)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

1 komentar:

Banee Putra 17 Mei 2017 05.58

Wahhhh mbak Melati memang CIHUY....
Semangat terus ya mbak mel...