» » Sepenggal Kisahku MenjadiI Buruh

Sepenggal Kisahku MenjadiI Buruh

Penulis By on Jumat, 19 Agustus 2016 | No comments

Bapor Lem, Sekitar 9 tahun yang lalu,atau tepatnya 4 April aku mulai bekerja di PT.EKI,sebagai operator produksi dengan status pekerja harian lepas,HARIAN LEPAS=bila aku masuk kerja,aku di gaji,tapi bila aku tidak masuk kerja ya tidak di gaji,atau tanpa kontrak yang jelas..

Ku lewati hari demi hari bekerja sebagai Pekerja harian lepas di PT EKI.Sampai tak sadar,aku sudah 8 tahun bekerja di PT.EKI.Sampai pada suatu ketika,aku merasa semakin lelah dengan Peraturan-peraturan yg di buat oleh Management PT.EKI,yang aku rasa,aku semakin di injak,di jajah,di peras,demi keuntungan Perusahaan.Kemudian,aku dan kawan-kawan  buruh di PT.EKI berkumpul,bergabung,bersatu untuk melawan peraturan-peraturan perusahaan,yang terus menerus merugikan kami sebagai kaum buruh.

Dan pada suatu ketika,aku dan kawan-kawan sepakat untuk bergabung dengan serikat buruh,yaitu FSP LEM SPSI.Kemudian terbentuklah PUK PT.EKI,yang di KETUAI oleh sdr.YANTO,dan aku sendiri di percaya dan di tunjuk oleh kawan-kawan ku sebagai WK.SEKRETARIS.Kemudian sebagai gebrakan pertama,kami menuntut hak-hak kami yaitu status kami menjadi KARYAWAN TETAP,dan upah kami menjadi UMP DKI JAKARTA 2015,setelah melewati berbagai proses dan kerja  yang berat,serta melelahkan bagi kami, sampai-sampai kami rela mengorbankan masa kerja kami di kurangi dua tahun oleh perusahaan,demi terwujudnya tuntutan kami yaitu STATUS KARYAWAN TETAP dan UMP DKI tahun 2015. 

Akhirnya kami berhasil mendapatkan hak-hak kami yang telah di abaikan selama belasan tahun oleh pengusaha/Management yang di kepalai oleh HENDRI GHANI sebagai direktur,dan MR.YONGKI sebagai owner.Aku sangat senang pada saat itu,karena aku dan kawan-kawan PUK serta anggota FSP LEM SPSI PT.EKI telah berhasil.

Tapi ternyata ada udang di balik batu,ketika aku dan kawan-kawan ku belum merasakan buah dari keberhasilan itu(UMP DKI 2015),aku dan 10 orang kawan-kawan ku di PHK oleh perusahaan dengan alasan EFISIENSI.Aku sangat terkejut saat itu,dan lebih terkejutnya lagi,ternyata PHK itu sudah di rencanakan oleh perusahaan dan YANTO sebagai ketua PUK,tanpa sepengetahuan aku dan kawan-kawan ku.Dan lebih parahnya lagi,pengumuman pemberitahuan PHK itu di umumkan dan di bacakan langsung oleh seorang ketua PUK(YANTO),yang seharusnya melindungi kami dari PHK SEPIHAK itu.

Kemudian aku dan kawan-kawan ku berusaha menuntut agar aku dan 10 orang kawan-kawan ku itu di pekerjakan kembali di PT.EKI. 

Tapi ternyata kawan-kawan PUK dan anggota FSP LEM SPSI yang masih di dalam atau yang tidak terkena PHK telah mati hati nuraninya,telah lupa akan perjuangan aku dan kawan-kawan ku,mereka membiarkan kami terlantar selama 2 bulan,mereka hanya menonton kami,mereka hanya berkata " SAYA TAKUT DI PECAT DAN SAYA TAKUT TIDAK DAPAT PESANGON".

Hanya sebagian kecil dari PUK dan anggota yang masih bekerja itu yang mendukung aku dan 10 orang kawan-kawan ku yang di PHK SEPIHAK,dan  dukungan itu sangat berarti bagi ku.Tapi pada akhirnya aku dan kawan-kawan ku kalah oleh kekuasaan seorang pengusaha.

AKU BURUH YANG TER PHK.
By : izal
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya